Ksatria Airlangga : Gerakan Nasional 1000 Startup Digital Indonesia

 

Berkembangnya dunia digital membuat banyak inovasi di bidang teknologii baik di bidang ekonomi, sosial, kesehatan dan lainnya. Hal ini perlu di dukung oleh peran pemerintah agar perkembangan teknologi memberikan dampak yang positif dan bermanfaat bagi masyarakat. Dalam dunia teknologi terbaru, banyak istilah baru yang digunakan. Salah satunya Startup, lalu apakah itu startup. Dapat kita ambil contoh perkembangan teknologi on-demand services atau kita lebih mengenalnya dengan layanan pemesanan, contohnya dalam bidang transportasi seperti Go-Jek, Uber, dan Grab. 3 Hal tersebut dapat disebut sebagai startup, jika begini sudah ada gambaran kan ?

P_20170506_112421_PN

Mendukung hal ini pemerintah kementerian informasi dan komunikasi bekerja sama dengan KIBAR mengadakan “Gerakan Nasional 1000 Startup Digital”. Kebetulan saya akan sharing mengenai bagaimana proses gerakan nasional ini. Dalam gerakan ini dibagi menjadi beberapa tahap dan diseleksi, meliputi tahap awal ignition, dimana peserta akan dikenalkan dengan dunia startup. Setelah itu ada networking session, disana kita akan belajar membentuk jaringan/tim yang terdiri dari ahli business (hustler), ahli design (hipster), dan ahli coding (hacker). Setelah itu tahap kedua, tahap workshop disana kita akan diajari bagaimana meningkatkan skill kita sesuai keahlian kita baik hustler, hipster, dan hacker. Tahap ketiga, yaitu tahap hackathon disini kita akan berkolaborasi antara hustler, hipster, dan hacker untuk membuat nyata rencana ide yang telah dibuat. Tahap keempat, yaitu bootcamp. Disini kita akan belajar dalam satu tempat untuk mengembangkan dan membuat ide kita lebih baik lagi dibantu dengan para mentor yang sudah sangat berpengalaman dibidang startup. Tahap selanjutnya yaitu incubation. Tahap terakhir ini adalah tahap pematangan lebih lanjut dan lebih intens dengan para mentor dan diharapkan startup kita bias segera diluncurkan. Itulah tahap-tahap dalam gerakan nasional 1000 startup digital.

Tepat Hari Jumat tanggal 6 Mei 2017 diadakan sesi ignition di Aula Garuda Mukti, gedung rektorat kampus C Universitas Airlangga, lantai 5 Surabaya. Acara ini di ikuti sekitar 258 peserta dari berbagai latar belakang dan kota dijawa timur. Ada beberapa sesi dalam acara ini dimulai awal sambutan, materi, makan siang dan penutupan serta sesi foto bersama. Acara ini di inisiasi oleh KIBAR dan didukung oleh kementerian komunikasi dan informatika republik indonesia, KIBAR adalah sebuah perusahaan yang bertujuan membangun ekosistem teknologi di Indonesia melalui inisiatif-inisiatif pembangunan kapasitas, mentoring, dan inkubasi di berbagai kota. Sesi sambutan dibuka oleh  Bapak Prof. Nasich selaku Rektor Universitas Airlangga. Dalam sambutannya prof nasich mengemukakan hal yang sangat menarik, beliau berpesan diharapkan setiap mahasiswa di akhir masa studinya bisa menghasilkan suatu karya, tidak hanya karya ilmiah, bisa suatu karya, salah satunya startup. Sebagai reward prof. Nasich berpesan siapapun dari fakultas manapun yang dapat membuat startup yang bermanfaat bagi Indonesia, Startup itu dapat menjadi syarat pengganti skripsi. Sambutan kedua oleh Bu Lia selaku staf ahli kementerian komunikasi dan informatika republik Indonesia. Beliau Berpesan mengenai negara Indonesia untuk ambil bagian dalam perkembangan startup di dunia. Sesi selanjutnya ada materi dari Yamsen kamto mengenai mengapa sih kita harus bikin startup, setelah itu ada materi dari startup-startup local di Indonesia seperti RedBlood, Jakarta Smart City, dan masih banyak lagi.

   @1000startupID #1000StartupDigital #Surabaya

Tips Tidur 2 – 3 Jam Sehari Ala Budi Isman CEO Sari Husada


Saya berkesempatan bertemu Pak Budi Isman dua kali. Pertama saat di GEPI Ciputra dan kedua saat beliau mengisi talkshow di Universitas Trilogi. Saya kemudian bertanya tentang tips beliau bisa mengurangi waktu tidur namun tetap energik di siang hari. Ini jawaban dari beliau:

Kalau soal tidur itu masalah habit bagi saya, walaupun banyak dokter dan teman-teman tidak sependapat karena bagi mereka tidur harus 6-8 jam sehari. Nyatanya orang Jepang juga tidurnya tidak normal, mungkin sekitar 3-5 jam perhari dan nyatanya mereka bisa sangat produktif.

Memang kalau tidak biasa akan sulit. Saya sudah membangun kebiasaan ini dari tahun 1985 dan sampai sekarang masih bisa bertahan dan cukup produktif. Saya tidak konsumsi makanan atau minuman khusus ataupun vitamin. Olah raga saya juga jarang, dulu masih main golf namun dua tahun belakangan ini malah ngga main sama sekali.

Mungkin cara yang terbaik adalah menyesuaikan dengan kodisi badan kita dan mulai pelan-pelan bangun kebiasaan yang ingin kita miliki.

  • Perlahan mulai kurangi tidurnya. Bulan pertama misalnya dikurangi 1 jam, bulan kedua 2 jam dan bulan ke-empat kurangi 3 jamdan seterusnya.
  • Pakai alarm clock yang bunyinya keras untuk tahun pertama dan bangun tepat di jam yang sama setiap hari sampai menjadi kebiasaan
  • Saya makan tidak pernah banyak karena akan bikin ngantuk, namun frekuensi makan saya bisa 5 kali sehari. Light breakfast saat pagi, ngemil saat jam 10.00, lunch saat jam 12.00, ngemil saat jam 4.00 sore, makan malam saat jam 7.00 malam dan late supper sekitar jam 11.00 malam.
  • Saya tidur jam 02.00 dini hari dan bangun paling lambat jam 04.30 pagi
  • Malam di rumah dengan keluarga dan urusan keluarga sampai jam 11.00 malam. Jika keluarga dan istri sudah tidur maka saya kerja lagi atau baca buku untuk tambah ilmu dan pengetahuan.
  • Jika memungkinkan, cari waktu untuk olahraga ringan yang rutin.
  • Time management sangat penting. Saya sangat ketat soal scheduling waktu, pekerjaan, meeting, dan segala macam kerja
  • Biasanya saya pakai Outlook untuk calendar dan scheduling yang saya link-kan dengan Google calendar maupun HP saya

Itu pengalaman saya yang bisa saya share. Terimakasih


Sumber :http://lahandi.be/tips-budi-isman/

JURNAL NASIONAL DAN INTERNASIONAL

JURNAL INTERNASIONAL

http://www.proquest.com

http://search.ebscohost.com

http://www.infotrac.galegroup.com/default

http://www.medscape.org/nurses

http://www.sciencedirect.com/

https://www.animalsciencepublications.org

http://www.sciencedirect.com/

http://www.elsevier.com

https://www.springer.com

http://taylorandfrancis.com

http://journals.plos.org

https://doaj.org

http://www.lifescienceglobal.com

http://journals.cambridge.org

https://www.researchgate.net

http://www.cabdirect.org

http://www.scirp.org

http://ejournal.undip.ac.id

http://agritrop.cirad.fr

http://ejournal8.com

https://scholar.google.com

JURNAL NASIONAL

htpp://repository.unair.ac.id

http://library.umy.ac.id

http://e-resources.perpusnas.go.id/

http://garuda.dikti.go.id

http://katalog.pdii.lipi.go.id/opac

http://www.doaj.org (Directory of Open Access Journal)

http://scholar.google.co.id/

http://www.arsip.lipi.go.id (Mirror Scientific Data in Lipi)

http://libra.msra.on/ (Libra Academic Search)

http://www.journals.aps.org  (American Institute of Physics)

http://jstor.org/  (JSTOR Scholarly Journal Archive)

http://www.publish.aps.org (American Physical Society)

http://wikidp.com/dp/

http://www.eldoxea.com (Web Khusus pencari E-Learning document)

http://luk.staff.ugm.ac.id/riset (Kumpulan tesis,disertai dan jurnal online)

http://en.academic.ru (Academic Directionaries and Encyclopedias)

http://www.nap.edu/about.html (The National Academies Press)

Jangan Dengarkan Kata Pak tua ini

Ketika di jalan kota sidoarjo dalam acara berbagi snak dan nasi kotak, ketika memberikan pada pak tua yang menyapu kotornya jalan kota surabaya, tanpa disadari pak tua itu meletakkan sapu yang biasa dia pakai untuk menyapu, dan beliau berkata “ cobalah adek setiap jam satu malam setelah sholat malam, baca wirid apapun, sesuai keinginan adek, in syaa Allah akan terwujud segala keinginan adek.” selain itu pak tua juga berpesan “jika adek kehilangan sesuatu barang, bacalah surat al-fatikah tujuh kali, in syaa Allah akan kembali ke adek barang yang hilang itu.” kata pak tua itu setiap baca surat apapun, selalu membaca surat al-fatikah, maka jika kehilangan sesuatu cobalah untuk membaca ini. kata pak tua itu adalah ajaran dari ayahnya dulunya yang seorang wedana (pembantu bupati).

surat-al-fatihah

semua yang dikatakan pak tua ini menurut pandangan tidak perlu di dengarkan tapi harus segera dipraktekkan dan penting, iya harus di praktekan, kita harus mulai mengatur diri kita agar mulai membiasakan diri kita bangun malam, karena sudah terkenal dimana-mana manfaat sholat malam. berbicara sholat malam atau sholat tahajud ada banyak tehnik yang dapat kita gunakan untuk membiasakan sholat tahajud, salah satu yang bisa juga menggunakan metode ala prof. sholeh, salah satu profesor ilmu kedokteran yang telah membuktikan manfaat sholat tahajud atau sholat malam secara ilmiah. Dalam paparan prof. sholeh memang kita sadari banyak halangan untuk memulai sholat malam, tapi tidak menutup kemungkinan kita bisa memulai dan membiasakannya. menurut prof. sholeh ada 4 metode untuk membiasakan sholat tahajud. mengenai metodenya akan saya posting lengkap lain waktu ya.

Sepele tapi Bermakna

Kuliah telah mendekati masa liburnya, tak terasa mendekati masa liburan. Suara pak setho salah satu dosen keperawatan keluarga universitas airlangga mengatakan kurang lebih “ kita sering melakukan kesalahan dalam penulisan asuhan keperawatan salah satunya mengenai penulisan intervensi atau rencana keperawatan, bahasa dalam intervensi keperawatan haruslah bahasa operasional.” Sebagai contoh dalam panduan Nursing Intervention Classification (NIC) tertulis manajemen nutrisi, kita sebagai seorang expertise, harusnya kita tulis dalam bahasa yang operasional, contoh anjurkan makan sedikit tapi sering, setelah makan pagi jam 9 diselingi snak, setelah makan siang jam 3 sore diselingi snak. seperti itulah contoh dalam intervensi yang benar. selain itu alangkah baiknya jika kita menemukan intervensi dalam NIC yang bahasanya masih bahasa buku, sebagai expertise kita bisa menganalisis hal itu. contoh dalam buku NIC intervensinya manajemen nutrisi, untuk menganalisisnya kita bisa mencari dalam jurnal, buku, pengalaman kerja atau evidence based nursing. Hal ini akan menjadi perbendaharaan kita dalam menganalisis kasus sesuai evidence based nursing. kelihatan sepele tapi jika kita lakukan hal ini secara perlahan atau sedikit demi sedikit lama-lama bahan-bahan (red.baca : jurnal,buku) kita menjadi banyak dan sangat bermanfaat.

image021

untuk mengefektifkan semua ini ada beberapa tool atau software yang dapat membantu kita dalam penyusunannya. salah satu yang terkenal kita bisa gunakan software Mendeley. software tersebut merupakan software yang digunakan untuk membuat daftar pustaka, selain itu Mendeley dapat digunakan sebagai reference manager dan dapat di sinkronkan dengan internet, jadi ketika kita tidak membawa laptop atau gadget, kita dapat mengakses data maupun reference kita dimanapun dan kapanpun asalkan terkoneksi internet.

#UniversitasAirlangga #UNAIR #AIRLANGGA #UNAIRBloggingCompetition

#UNAIRBagiBagiIphone #UNAIRDuweGawe

#NgePostDapetIphone #IphoneGratis #GadgetUpdate

Kontrasepsi itu tidak penting !

2 ANAK LOGO

Berkembangnya zaman harus di ikuti dengan peningkatan mutu sumber daya manusia. Sumber daya manusia yang maju dan baik akan berdampak pada produktivitas pekerjaan, baik secara langsung maupun tak langsung. pertambahan sumber daya yang tidak teratur dan tidak ter-manajer dengan baik akan berdampak pada banyaknya sumber daya tapi minim produktivitas atau skills-nya. Oleh karena itu pemerintah mencanangkan gerakan keluarga berencana atau disingkat KB. Program ini bertujuan untuk membangun keluarga yang sehat dan sejahtera, diharapkan sumber daya yang dihasilkan oleh keluarga tersebut menjadi pribadi yang super, pribadi yang memiliki produktivitas dan skill yang baik.

Dalam pelaksanaan program KB terdapat metode atau alat yang digunakan untuk mencegah kehamilan, biasa disebut kontrasepsi. kontrasepsi secara umum dibagi kontrasepsi pria dan wanita. pada pria meliputi kondom dan vasektomi sedangkan pada wanita beragam cara dan metode meliputi kondom wanita, pil KB (pil kombinasi dan mini pil), suntik KB, susuk KB/implan, AKDR (alat kontrasepsi dalam rahim). selain bagi wanita ada pula metode alamiah atau sederhana, bisa menggunakan metode kalender maupun senggama terputus.

setiap metode diatas mempunyai cara, waktu kerja, keuntungan dan kerugian yang berbeda-beda. hal itu dapat dilihat dalam powerpoint yang saya lampirkan dibawah. Oleh karena itu seorang klien yang ingin melakukan pemasangan/pemakaian KB harus mengerti dengan baik kebutuhan dan kondisi klien tersebut. Diharapkan setelah klien mendapatkan penjelasan tersebut klien mendapatkan kepuasan dan pemecahan masalah dalam berhubungan dengan pasangannya. Setelah mendapatkan penjelasan mengenai KB kita tau bahwa Kontrasepsi itu tidak penting tetapi sangat penting bagi kehidupan kita, agar tercipta keluarga yang sehat dan sejahtera.

HSOPSC Survei : Alat untuk Mengukur Tingkat Budaya K3 Pasien (Patient Safety Culture) di Rumah Sakit

Seiring berjalannya waktu sebagai tenaga kesehatan kita perlu memperbaiki kualitas pelayanan kita, salah satunya dengan membudayakan budaya keamanan pasien (patient safety culture).

Patient safety culture adalah sebuah kerangka lengkap yang terdiri dari beberapa diminesi dan menunjukkan perilaku sukarela dalam memberikan keselamatan untuk patient safety. The Agency For Healthcare Research and Quality (AHRQ) telah membuat sebuah kuestioner untuk mengukur tingkat patient safety culture di Rumah Sakit.

2549417112014_Besta3

Kuesioner tersebut bernama “Hospital Survey on Patient Safety Culture” (HSOPSC).
HSOPSC merupakan sebuah survey pengukuran patient safety culture yang terdiri dari beberapa dimensi. HSOPSC memiliki tujuan untuk:

• Meningkatkan kesadaran akan keselamatan kerja pada pegawai rumah sakit
• Diagnosis budaya k3 pada masing-masing unit rumah sakit
• Hasil kuesioner dapat digunakan untuk Meningkatkan kualitas pelayanan rumah sakit
• Identifikasi peningkatan dalam waktu ke waktu
• Evaluasi inisiatif pelaksanaan program K3
• Benchmarking (Perbandingan) membandingkan internal dan eksternal rumah sakit
• Sebagai bentuk ketaatan peraturan (Misal pada JCAHO)

PSF_logo

Berikut adalah beberapa tautan terkait informasi lebih jelas HSOPSC:

• Jurnal HSOPSC, klik di sini
• Kuesioner HSOPSC, klik di sini
• Website AHRQ tentang deskripsi HSOPSC, klik di sini
• Panduan pengguna HSOPSC, klik di sini
• Jurnal Contoh Penerapan HSOPSC, klik di sini

Referensi

AHRQ. (2014, July). Hospital Survey on Patient Safety Culture. Retrieved July 4, 2014, from Agency of Healthcare Research and Quality: http://www.ahrq.gov/professionals/quality-patient-safety/patientsafetyculture/hospital/index.html
Jones, K. J., Skinner, A., Xu, L., Sun, J., & Mueller, K. The AHRQ Hospital Survey on Patient Safety Culture: A tool to plan and Evaluate Patient Safety Programs. AHRQ.
Premier. (2005). AHRQ Hospital Survey on Safety Culture (HSOPSC). PremierInc.
World Health Organization. (2014, June). 10 fact on patient safety. Retrieved July 4, 2014, from World Health Organization: http://www.who.int/features/factfiles/patient_safety/en/